Handover Artinya – Dalam dunia kerja profesional, istilah handover sering digunakan, terutama dalam konteks proyek, pekerjaan, dan manajemen operasional. Namun, tidak semua orang benar-benar memahami arti dan pentingnya proses ini dengan baik.
Secara umum, handover mengacu pada proses resmi maupun tidak resmi di mana tanggung jawab, informasi penting, dan akses terkait pekerjaan dialihkan dari satu individu atau tim ke pihak lain. Hal ini biasanya terjadi karena pergantian posisi, pergantian shift, cuti, rotasi tim, atau penutupan proyek.
Pengertian Handover

Handover adalah proses serah terima atau transisi tugas, tanggung jawab, dan informasi dari satu individu atau tim ke individu/tim lain.
Proses ini penting dalam dunia kerja untuk memastikan kelancaran operasional tanpa gangguan, terutama ketika terjadi pergantian karyawan, perubahan proyek, pergantian shift, atau saat seorang karyawan mengundurkan diri.
Tujuan handover adalah memastikan penerima tugas dapat melanjutkan pekerjaan dengan lancar tanpa kehilangan informasi penting terkait tugas atau proyek.
Selain di dunia kerja, istilah handover juga digunakan dalam konteks kesehatan, misalnya dalam pengalihan tanggung jawab perawatan pasien antara perawat atau dokter jaga.
Kapan dan Di Mana Handover Dilakukan?
Handover bukan hanya dilakukan saat seseorang resign. Proses ini penting dalam berbagai situasi seperti:
| Situasi | Contoh |
|---|---|
| Pergantian Shift | Di rumah sakit, antar perawat atau dokter saat shift berubah. |
| Pergantian Proyek | Ketika manajer proyek lama digantikan oleh yang baru. |
| Resign atau Cuti Karyawan | Karyawan menyerahkan tugas kepada pengganti sebelum keluar atau cuti. |
| Serah Terima Fisik | Seperti handover barang, kendaraan, peralatan, atau fasilitas. |
| Deployment Teknologi/IT | Tim developer menyerahkan sistem kepada tim operasional. |
Elemen yang Harus Ada dalam Proses Handover

Menurut best practice global dan ISO 21500 (guidance on project management), proses handover yang valid harus mencakup elemen-elemen berikut:
- Daftar Tugas yang Dialihkan
Penjelasan tugas, proyek, atau pekerjaan yang sedang berlangsung dan yang sudah selesai. - Dokumen Pendukung
File kerja, laporan, prosedur, atau guideline yang terkait. - Status dan Progres
Apa yang sudah selesai, sedang berjalan, dan tertunda beserta alasannya. - Risiko dan Kendala
Hal-hal yang bisa menghambat penerus jika tidak diwaspadai. - Daftar Kontak Penting
Siapa yang bisa dihubungi untuk hal-hal terkait. - Akses Sistem atau Tools
Username, password, atau akses aplikasi yang perlu dialihkan secara resmi.
Semua poin ini sebaiknya ditulis dalam dokumen handover dan bisa divalidasi oleh atasan atau pemilik tanggung jawab.
Baca Juga : Apa Arti Kondusif dalam Pekerjaan? Simak Penjelasannya!
Jenis-Jenis Handover
Berikut beberapa tipe handover yang umum dikenal di dunia kerja:
- Operational Handover
Penyerahan tanggung jawab operasional harian, seperti shift jaga, pekerjaan kantor, atau pengawasan proyek. - Project Handover
Penyerahan proyek dari tim pengembang/pelaksana kepada klien atau tim operasional. - Employee Handover
Karyawan yang akan cuti/resign menyerahkan semua informasi pekerjaan, file, dan progres kepada pengganti. - Asset Handover
Penyerahan barang milik perusahaan (laptop, kendaraan, dokumen) kepada karyawan atau pihak lain yang bertanggung jawab.
Mengapa Handover Itu Penting?
Penelitian dan data dari Harvard Business Review dan Deloitte menyebutkan bahwa transisi pekerjaan yang buruk (tanpa handover yang baik) bisa menyebabkan:
- Penurunan produktivitas hingga 20–30% di minggu-minggu awal.
- Kesalahan proyek atau operasional akibat kurangnya informasi penting.
- Kerugian reputasi karena klien merasa tidak mendapatkan layanan yang konsisten.
Sebaliknya, handover yang sistematis dapat:
- Meningkatkan efisiensi kerja tim.
- Mencegah miskomunikasi dan redundansi tugas.
- Memastikan kelangsungan layanan atau operasional.
Baca Juga : Apa Itu Part Time dan Kenapa Orang Memilih Pekerjaan Ini!
Ingin pantau kerja tim secara real-time tanpa ribet? Dengan aplikasi yang tepat, Anda bisa awasi progres kerja kapan saja dan di mana saja. Jangan sampai kehilangan kendali atas performa tim. Konsultasi sekarang untuk solusi yang efektif dan mudah digunakan!


